Larang Wartawan Konfirmasi, Staf Fraksi PDI Perjuangan Harus Diberi Teguran Keras - Sumut Times - Portal Berita Sumut Terupdate - News For People

Berita Terbaru

Digifest BI

Digifest BI
Iklan

Thursday, February 13, 2020

Larang Wartawan Konfirmasi, Staf Fraksi PDI Perjuangan Harus Diberi Teguran Keras

Ketua AJH Sumut Dofu Gaho (sumuttimes/ist)
Sumuttimes.com- Staf fraksi PDI Perjuangan harus dineri teguran keras oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumut, atas perbuatannnya yang melarang wartawan untuk melalukan konfirmasi kepada Anggota DPRD Sumut, bernama Rudi Hermanto, beberapa waktu lalu.

Menurut Ketua Aliansi Jurnalis Hukum Dofu Gaho, Kamis (13/2/2020) siang kepada sumuttimes.com melalui telepon selulernya, tidak ada hak seorang staf untuk melakukan pelarangan seorang wartawan untuk menjalankan tugas jurnalistik.

"Sekwan DPRD Sumut harus memberikan teguran tegas kepada staf tersebut. Wartawan memang tugasnya melakukan liputan, konfirmasi yang diatur dalam UU Pers No. 40 Tahun 1999," tuturnya.

Lanjutnya, jika staf di DPR Sumut seperti oknum tersebut terus dipertahankan, maka akan mencoreng nama baik instansi bahkan nama dari anggota dewan sendiri.

Informasi yang dihimpun, Rabu (12/2/2020) kemaren, dua orang wartawan bernama Bahren Rambe dan Ones, melakukan konfirmasi pengembangan berita ke salah satu Anggota DPRD Sumut yang bernama Rudi Hermanto.

Saat mereka masuk ke ruang Fraksi PDI Perjuangan, oknum staf yang memakai topi hitam dan berbaju merah, celana hitam langsung membentak dan membuat keduanya terkejut.

"Gak sopan kalian, gak ada etika kalian masuk dirumah orang. Keluar saja bang," ulang Bahren yang masih mengingat perlakuan kasar oknum staf Anggota DPRD Sumut tersebut.

Sebagai wartawan yang sudah berumur, Bahren sedikit kecewa terhadap perlakuan staf fraksi yang notabennya merupakan orang berpendidikan.

"Satu sisi, saya juga lebih tua darinya. Saya tidak menyangka saja, dia kan bisa jadi staf karena ada sekolahnya. Tapi, perlakuannya terhadap orang lain tidak beradap," kesal Bahren.(sumuttimes/zat)