Ryan Laia, Empat Tahun di Perantauan - Sumut Times - Portal Berita Sumut Terupdate - News For People

Berita Terbaru

Tuesday, November 27, 2018

Ryan Laia, Empat Tahun di Perantauan

Ryan Laia (pakai toga) usai foto bersama.keluarg usai diwisuda pada Sabtu (24/11) lalu. (sumuttimes/zat)


Sumuttimes.com - Memang nama Ryan Laia (23) tak begitu tenar namun kisah perjuangannya dalam menimba ilmu dapat menjadi rujukan bagi orang lain untuk memulai cita-cita dengan memperhatikan pendidikan.

Tepatnya empat tahun silam, pemilik nama lengkap Sedrianus Laia memulai perantauannya dari Desa Hili Faondrato Kecamatan Lolomatu Kabupaten Nias Selatan menuju Kota Medan.

Tanpa saudara dan uang seadanya, Ryan saat itu memberanikan diri pamit kepada Firman Laia ayahnya dan Ernida Ndruru sang ibu. Ia meminta restu untuk menyambung pendidikan strata satu di kota orang.

Lagi pula, kondisi di kampungnya saat itu tidak memungkinkannya untuk mendukung menggali lebih banyak pengalaman.

"Saat itu saya memberanikan diri untuk pamit sama orang tua. Bilangnya mau nyambung kuliah di Medan," ingat Ryan sedikit sedih.

Untunglah, Ryan bukan tipe orang yang pendiam. Kemudian ia meraba, memperhatikan situasi dan beradabtasi dengan iklim hidup di Kota Medan dengan cepat. 

Pergi kuliah kemudian pulang ke kamar kos. Begitu aktivitas rutinnya di awal tahun pertama kuliah. Hingga akhirnya ia masuk beberapa organisasi yang menempanya sebagai individu yang berkarakter.

Entah bagaimana cerita persisnya, Ryan kemudian mencoba hal yang sangat kontras dengan jurusan teknik elektro yang dianutnya. Ia memikih jadi seorang jurnalis untuk salah satu media lokal di Kota Medan.

"Hahaha, lupa kapan. Tapi saat itu saya terjun jadi wartawan," ungkap Ryan.

Kegiatan tersebut membuat sirkulasi skedulnya semakin padat setiap hari. Namun, Ryan tak mengeluh bahkan mengaku senang. Dapat belajar sambil bekerja. Bukan hanya mendapatkan honor tapi juga menambah relasinya.

Hingga pada Sabtu (24/11) lalu. Ryan dinyatakan lulus dan resmi menyandang gelar Sarjana Teknik Elektro dengan nilai A untuk skipsinya yang berjudul studi pembumian peralatan dan sistem instalasi listrik pada gedung kantor BICT PT. Pelindo I (Persero) Belawan. Ryan lulus dari Universitas Darma Agung. 

Menurutnya, dukungan serta motivasi yang ia dapat dari orang tua, teman maupun dosen membuatnya teguh untuk bisa bertahan dan menamatkan studinya. Saat ini Ryan belum sibuk mencari pekerjaan. Ia masih tertarik melanjutkan profesi sebagai jurnalis. (sumuttimes/zat)